Membedah Pembiasaan Menjadi Struktur Matematika

  • Kamis, 2 Juli 2026
  • 22 views

PPM.ALHADI–Salah satu pembiasaan di MTs Al-Hadi II adalah membaca Kitab Aqidatul Awam. Bait-bait nadzam karya Syekh Ahmad Al-Marzuki ini secara rutin dilantunkan oleh siswa. Dampaknya, memori jangka panjang (long-term memory) siswa sudah kaya akan istilah-istilah teologis seperti sifat wajib, mustahil, jaiz, nama para Nabi, hingga nasab Rasulullah SAW.

Kegiatan pembiasaan ini menjadi bahan inovasi pembelajaran matematika, salah satunya adalah materi Relasi dan Fungsi Kelas VIII. Guru tidak perlu membangun pemahaman dari nol; cukup mengambil “bahan baku” yang sudah matang dari ingatan siswa yaitu hasil pembiasaan membaca kitab Aqidatul Awam untuk memvisualisasikan struktur logika Relasi dan Fungsi matematika.

Contoh konsep keterkaitan penerapan matematika yang diintegrasikan dengan Kitab Aqidatul Awam adalah sifat wajib Allah SWT sebagai konsep Fungsi (Pemetaan). Sebuah relasi disebut fungsi jika setiap anggota himpunan asal (domain) dipasangkan dengan tepat satu anggota himpunan kawan (kodomain). Misalnya kita mengaitkan dengan bab sifat-sifat wajib bagi Allah SWT (seperti Wujud, Qidam, Baqa, dll):

  • Himpunan A (Domain): sifat-sifat Allah SWT dalam kitab Aqidatul Awam
  • Himpunan B (Kodomain): hukum akal (wajib, mustahil, jaiz)
  • Fungsi: setiap sifat yang dimiliki Allah SWT memiliki status hukum akal yang pasti dan tepat satu. Misalnya sifat Wujud (ada) berelasi ke Wajib. Tidak mungkin sifat Wujud memiliki dua cabang relasi (wajib sekaligus mustahil).
    Berikut merupakan contoh soal kontekstual penerapan materi Relasi Fungsi yang diintegrasikan dengan Kitab Aqidatul Awam:
  • Terdapat sifat-sifat Allah SWT di dalam kitab Aqidatul Awam. Misalnya Himpunan A={Wujud,Qidam, Baqa} dan Himpunan B adalah “termasuk kelompok”.
    Nyatakan relasi tersebut dalam bentuk himpunan pasangan berurutan!
    Apakah relasi tersebut merupakan fungsi?
  • Kitab Aqidatul Awam menyebutkan 4 sifat wajib bagi Rasul (S={Shiddiq,Amanah,Tabligh,Fathanah}) dan 4 sifat mustahilnya (T={Kadzib,Khianat,Kitman,Baladah}). Relasi yang menghubungkan S ke T adalah “lawan kata sifat”. Tunjukkan bahwa relasi ini membentuk korespondensi satu-satu dengan diagram panah!
  • Misalkan Himpunan Rasul Ulul Azmi yang disebutkan dalam nadzam adalah U={Nuh,Ibrahim,Musa,Isa,Muhammad}. Relasi dari Himpunan U ke Kitab Suci K={Taurat,Zabur,Injil,Al-Qur’an} adalah “menerima kitab suci”. Tuliskan relasi tersebut dalam himpunan pasangan berurutan!
  • Seorang siswa menghafal bait Aqidatul Awam dari bait ke-1 sampai bait ke-5. Setiap hari jumlah bait yang dihafal mengikuti fungsi f(x)=2x+1, di mana x adalah hari ke-. Berapakah jumlah bait yang berhasil dihafal pada hari ke-3? Tentukan daerah hasilnya (range) jika daerah asalnya (domain) adalah D={1,2,3}!

Dampak positif yang diharapkan adalah siswa dapat belajar matematika yang menyenangkan dan religius karena matematika ternyata menggunakan bahasa yang sama dengan apa yang mereka pelajari di madrasah.

Selain itu adalah kontekstualisasi hafalan, siswa sudah familiar dengan objeknya sehingga fokus mereka tinggal dialokasikan untuk memahami rumus dan logika fungsinya.

Oleh: PPM Alhadi

Admin Pesantren Pelajar dan Mahasiswa Al-Hadi, Arumdalu, Krapyak Wetan, RT 08, Panggungharjo, Sewon, Bantul, DIY

Hubungi Kami

Hubungi Kami jika Anda membutuhkan bantuan, atau informasi seputar PPM Al-Hadi, Kami akan dengan senang hati membantu Anda